
Ada sebuah pepatah yang sangat menggambarkan diamond beach daerah Nusa Penida ini. “Berakit – rakit ke hulu, berenang – renang ke tepian” yang memiliki arti bersusah – susah dahulu, bersenang – senang kemudian. Pemandangan yang sangat indah seperti gambar di samping tidaklah mudah untuk dirasakan. Pemandangan tersebut hanya bisa dilihat dari jauh tanpa bisa kita menyentuh lembutnya pasir putih dan segarnya air biru laut itu.
Diamond Beach yang terletak di Kec. Nusa Penida, Kabupaten Klungkung ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatan asing maupun lokal. Untuk mencapai pantai yang indah bak surga ini, kalian harus mengendarai fast boat dari Pelabuhan Sanur di Bali yang memakan waktu sekitar 45 – 60 menit. Tiket fast boat bisa didapatkan di platform online untuk menghindari antrian dan dapat memilih jam keberangkatan tanpa perlu khawatir kehabisan. Jangan lupa untuk membawa uang cash dikarenakan di Nusa Penida sangat jarang ditemukan ATM. Di perjalanan menggunakan fast boat yang bergoyang terombang – ambing ombak itu, mata dan perasaan kita akan terhibur oleh segerombolan lumba – lumba yang sangat lucu jika anda mengambil keberangkatan pagi. Setibanya di Pelabuhan Nusa Penida, banyak sekali motor yang bejajar siap untuk disewakan kepada wisatan untuk mengelilingi pantai yang ada di daerah Nusa Penida. Harga sewa motor berkisar Rp. 80.000 – Rp. 200.000 sesuai dengan jenis motor yang akan dipilih.
Untuk mencapai ke Diamond Beach dari Nusa Penida, akan menempuh waktu sekitar 1 jam 10 menit dengan menggunakan motor. Di sepanjang perjalanan, akan banyak sekali pohon – pohon yang menjulang tinggi, sehingga tidak menutup kemungkinan terdapat monyet yang berkeliaran. Jalanan menuju Diamond Beach sedikit berbahaya bagi pemula pengendara motor, dikarenakan banyak sekali belokan tajam dan disamping jalanan terdapat jurang – jurang yang sangat terjal. Setibanya di Diamond Beach, untuk sepeda motor akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp. 5.000 dan biaya masuk per orang kisaran Rp. 25.000. Sekitar 200 meter dari loket masuk, mata anda akan langsung dimanjakan oleh pemandangan yang sangat indah seperti gambar di atas.
keindahan surga dunia yang berada di Kabupaten Klungkung itu. Walaupun sangat berisiko, namun justru itu adalah momen yang sangat berarti. Dikarenakan hanya ada seutas tali, semua wisatawan saling membantu satu sama lain sehingga terdapat kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain antar wisatawan baik lokal maupun asing.
Sekitar 100 meter dari tebing pada gambar disamping, anda dapat merasakan halusnya pasir pantai putih. Angin yang sangat menyejukkan dan suara deburan ombak pada batuan yang sangat indah. Tak heran, banyak sekali wisatan yang menghabiskan waktu mereka di bawah dengan berenang di tepi pantai, berbincang – bincang dengan keluar atau teman yang menemani, serta bermain bola voli pantai. Setelah puas menghabiskan waktu, anda dapat membeli jajanan dan minuman di warung kecil yang tersedia di dekat tebing sebagai bekal tenaga untuk kembali mendaki tebing. Walaupun tebing ini terlihat curam, anda dapat mendaki ke atas dengan menempatkan kaki di batuan yang tepat dan berpegangan kuat pada seutas tali tersebut. Semua wisatawan selalu bergantian dan mengatur strategi bersama agar orang yang mendaki atau menuruni tebing tersebut aman.

